JellyPages.com

Sabtu, 29 Oktober 2011

AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN

Pengertian dan Fungsi Akuntansi
Akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam bidang ekonomi dan sebagai proses pengidentifikasian,pencatatan, dan pelaporan informasi ekonomi. Fungsi dari akuntansi itu sendiri adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan suatu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya.
Pihak-pihak yang Berkepentingan
Pihak-pihak yang berkepentingan dalam akuntansi dibagi menjadi dua, yaitu eksternal dan internal :
Eksternal berkepentingan dengan
¨       Kinerja keuangan secara keseluruhan
¨       likuiditas
¨       profitabilitas
¨       pertanggungjawaban keuangan
Internal berkepentingan dengan
¨      perencanaan
¨      pengkoordinasian
¨      pengarahan
¨      pengevaluasian kinerja internal
¨      pengendalian
Pemakai Informasi Akuntansi antara lain:
Pemakai Eksternal       :
investor,Kreditor,customer/pelanggan,pemerintah,lembaga pendidikan,masyarakat umum
Pemakai Internal         :
manajemen puncak,manajer divisi,staf akuntansi,karyawan


Prinsip Akuntansi
Prinsip akuntansi merupakan dasar atau petunjuk bagi seseorang yang sedang melakukan kegiatan di bidang akuntansi, Prinsip akuntansi memegang peranan yang penting dalam pelaksanaan fungsi akuntansi yaitu sebagai penyedia akuntansi keuangan suatu perusahaan, sehingga dengan menggunakan prinsip akuntansi maka pencatatan dan penilaian harta, hutang, modal, penghasilan dan biaya-biaya yang terjadi benar-benar mencerminkan kelayakan.
Prinsip akuntansi terdapat dua pendapat diantaranya:
Menurut Zaki Baridwan (1997 : 9) menyatakan bahwa konsep dasar yang mendasari prinsip akuntansi adalah sebagai berikut:
1.      Prinsip biaya historis (Historical Cost Principle).
Prinsip ini menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva, utang, modal dan biaya. Sebagai contoh kita membeli sebuah barang awalnya harga tersebut 1.000.000, setelah melawati tahap penawaran, harga barang tersebut menjadi 800.000, dari kondisi tersebut yang menjadi harga perolehan barang itu adalah 800.000, sehingga pada waktu pencatatan kita yang muncul adalah 800.000.
2.      Prinsip pengakuan pendapatan (Revenue Recognition Principle).
Pendapatan adalah aliran masuk harta-harta (aktiva) yang timbul dari penyerahan barang atau jasa yang dilakukan oleh suatu unit usaha selama suatu periode tertentu.
Dasar yang digunakan untuk mengukur besarnya pendapatan adalah jumlah kas yang diterima dari transaksi penjualan dengan pihak tersebut.

3.      Prinsip mempertemukan (Matching Principle).
Prinsip ini biasanya diterapkan saat kita membuat jurnal penyesuaian. Dengan adanya prinsip ini kita harus menghitung berapa besarnya biaya yang sudah benar-benar menjadi beban kita meskipun belum dikeluarkan, dan berapa besarnya pendapatan yang sudah benar-benar menjadi hak kita meskipun belum kita terima selama periode berjalan.

4.      Prinsip konsistensi (Consistency Principle).
Metode dan prosedur-prosedur yang digunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahun. Konsistensi tidak dimaksudkan sebagai larangan penggantian metode, jadi masih dimungkinkan untuk mengadakan perubahan metode yang dipakai.

5.      Prinsip pengungkapan lengkap (Full Disclousure Principle).
Yang dimaksud dengan prinsip ini adalah menyajikan informasi yang lengkap dalam laporan keuangan. Hal ini diperlukan karena melalui laporan keuanganlah kita dapat mengetahui kondisi suatu perusahaan dan mengambil keputusan atas perusahaan tersebut dan tidak menyesatkan para pemakainya.



Menurut Niswonger dan Fess (1996 : 349-353) prinsip-prinsip akuntansi yang paling penting dan secara luas digunakan adalah sebagai berikut :
1. Kesatuan usaha (Bussines entity).
2. Perusahaan berjalan (Going Concern).
3. Bukti yang obyektif (Objective evidence).
4. Unit pengukuran (unit of measurement).
5. Periode akuntansi (Accounting Period).
6. Penandingan pendapatan dengan beban (Matching Revenue and expired Cost).
7. Konsistensi (Consistency).
8. Materialitas (Materiality).
9. Konsevatisme (Consevatisme).

Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah laporan yang disiapkan setelah data transaksi dicatat ke dalam jurnal dan di posting ke dalam buku besar (ledger). Laporan keuangan disiapkan untuk memberi informasi yang berguna bagi para pemakai laporan (users), terutama sebagai dasar pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan suatu saat nanti. Selain itu laporan keuangan merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan dan pengikhtisaran data transaksi bisnis.

LAPORAN KEUANGAN TERDIRI ATAS 4 MACAM:
- Neraca
- Laporan Rugi/Laba
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Modal

NERACA adalah sebuah laporan yang menunjukan keadaan posisi keuanga sebuah perusahaan pada suatu saat.

Isi neraca terdiri dari :
Aktiva :
- Aktiva Lancar
- Aktiva Tetap
- Aktiva Lain-lain

PASIVA :
- Hutang lancar
- Hutang jangka panjang
- Modal
Laporan Rugi / Laba
Adalah laporan yang menunjukkan informasi, tentang penghasilan dan biaya dari
sebuah perusahaan.
Laporan Arus Kas
Adalah laporan yang memberikan informasi kas,baik sumber maupun penggunaan
kas selama periode akuntansi.
Laporan Perubahan Modal
Adalah laporan yang memberikan informasi tentang Modal awal,perubahannya
dan modal akhir selama periode akuntansi.

sumber:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/management-s1/pengantar-bisnis/akuntansi-laporan-keuangan
Hery, S.E., 225 SOAL-JAWAB AKUNTANSI DASAR.Grasindo

Selasa, 25 Oktober 2011

TUGAS SOFTSKILL MINGGU 5

Tugas minggu 5

Kelas                 : 1EB21
Nama Anggota  :  26211720 SHAKINA DWIANDARI
                              25211878 RANI HANIFAH
                              26211986 SYARAFINA GHASSANI
                              21211893 DESMA PUTRI NURWANDINI
                              20211954 ANNISA DWI PUTRI
 
Planning
Planning (perencanaan) merupakan pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi kebijaksanaan program dalam metode sistem anggaran dan standar yg dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

Organizing
Organizing (pengorganisasian) :
1. Penentuan sumber daya dan kegiatan yg dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi.

2. Perancangan dan pengembangan suatu organisasi atau kelompok kerja yg akan dapat membawa hal-hal tersebut ke arah tujuan yang baik.
3. Adanya penegasan tanggung jawab tertentu
4. Pendelegasian wewenang yg diperlukan kepada individu untuk melaksanakan tugasnya.

Staffing
Staffing (penyusunan) adalah penarikan (recruitment) latihan dan pengembangan yang memberi orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerja yg menguntungkan dan bersifat secara produktif.

Leading
Leading (pengarahan) adalah mendapatkan karyawan untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan. Pekerjaan leading, meliputi lima macam kegiatan, yaitu mengadakan komunikasi, mengambil keputusan, memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak, memilih orang-orang yang akan menjadi anggota kelompoknya, dan memberikan suatu wawasan juga pengetahuan agar terampil dalam usaha mencapai suatu tujuan

Controlling
Controlling  (pengawasan) adalah penemuan dan penerapan cara dan alat utk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dgn yg telah ditetapkan.

Directing atau Commanding
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.
Penerapan Dalam Diri :kita bisa mengatur segala hal yang kita punya dengan baik, dalam kegiatan sehari-hari saya suka manage waktu saya antara kuliah dengan mengerjakan bisnis saya (oriflame) saya harus adaptasi di dunia perkuliahan agar semuanya berjalan dengan lancar. Saya juga belajar untuk mengatur uang agar tidak cepat habis dan boros. Saya menabung sebagian uang saya di bank dan manfaatnya saya bisa lebih nyaman dengan memanage waktu dan uang saya. Semuanya berjalan dengan lancar sesuai yang saya inginkan.

Manfaat Manajemen :
- Manajemen sebagai suatu proses,
- Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
- Manajemen sebagai suatu seni dan sebagai suatu ilmu pengetahuan


2. Apa ciri manajer profesional berdasarkan keterampilan manejemen yang berkaitan :
* Dengan hubungan antar pribadi
* Dengan informasi
* Dengan pengambilan keputusan
Jawab :
Berkaitan dengan hubungan antar pribadi :
Pemimpin lambang (figurehead)
Kepala simbolis untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan social.
2.Pemimpin (leader)
Bertanggung jawab untuk memotivasi dan mengaktifkan para bawahan
3.Penghubung (liaison) untuk memelihara suatu jaringan kontak luar yang berkembang sendiri yang memberikan dukungan maupun informasi.
Berkaitan dengan informasi :
1. Pemantau (monitor) sebagai pusat saraf informasi internal dan eksternal
2. Penyebar (disseminator) : meneruskan informasi yang diterima dari orang luar atau dari bawahan
3. Juru bicara ( spokesperson ) : meneruskan informasi kepada orang luar mengenai rencana, kebijakan, tindakan, dan hasil organisasi berkaitan dengan pengambilan keputusan.
Berhubungan dengan pengambilan keputusan :
1. Wirausaha ( entrepreneur ) : mencari kesempatan dalam organisasi dan lingkungannya dengan cara usaha-usaha yang bisa dilakukan secara baik
2. Pengendali gangguan ( disturbance handler ) : bertanggung jawab atas tindakan korektif bila organisasi menghadapi gangguan mendadak dan penting.

3.bentuk-Bentuk organisasi
 Bentuk Organisasi Garis
Bentuk ini merupakan bentuk organisasi paling tua dan paling sederhana diciptakan oleh Henry Fayol. Biasa juga disebut dengan organisasi militer, cirinya adalah struktur organisasi ini relatif kecil, jumlah karyawan yang relatif sedikit, saling kenal, dan spesialisai kerja yang belum begitu rumit dan tinggi.
Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk ini merupakan sebagian pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang memberikan komando pada bawahannya. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.


 Bentuk Organisasi Fungsional dan Staff
Bentuk ini merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan kombinasi dari bentuk diatas.

TUGAS SOFTSKILL MINGGU 4

TUGAS MINGGU KE 4

Kelas                   :  1EB21
Nama Anggota    : 20211954 ANNISA DWI PUTRI
                             21211893 DESMA PUTRI NURWANDINI
                             25211878 RANI HANIFAH
                             26211720 SHAKINA DWIANDARI
                             26211986 SYARAFINA GHASSANI

1.      perbedaan wiraswasta dan wiraswastawan, dan unsur-unsur yang dimiliki wiraswasta:
· Wiraswasta adalah bidang usaha / perusahaan yang dibangun oleh seseorang
  dengan kepribadian tertentu.
· Wiraswastawan adalah seseorang yang memiliki kepribadian tertentu, secara
 kualitatif lebih dari manusiapada umumnya yakni memiliki kemampuan seperti
 berdiri diatas kekuatan sendiri, mengambil resiko, menetapkan tujuan atas
 pertimbangan sendiri, dll

Unsur-unsur yang dimiliki wiraswasta :
·         Pengetahuan
·         Keterampilan
·         Sikap mental
·         Kewaspadaan

2.      perkembangan Franchising di Indonesia
Perkembangan waralaba di Indonesia, khususnya di bidang rumah makan siap saji sangat pesat. Hal ini ini dimungkinkan karena para pengusaha kita yang berkedudukan sebagai penerima waralaba (franchisee) diwajibkan mengembangkan bisnisnya melalui master franchise yang diterimanya dengan cara mencari atau menunjuk penerima waralaba lanjutan. Dengan mempergunakan sistem piramida atau sistem sel, suatu jaringan format bisnis waralaba akan terus berekspansi. Ada beberapa asosiasi waralaba di Indonesia antara lain APWINDO (Asosiasi Pengusaha Waralaba Indonesia), WALI (Waralaba & License Indonesia), AFI (Asosiasi Franchise Indonesia). Ada beberapa konsultan waralaba di Indonesia antara lain IFBM, The Bridge, Hans Consulting, FT Consulting, Ben WarG Consulting, JSI dan lain-lain. Ada beberapa pameran Waralaba di Indonesia yang secara berkala mengadakan roadshow diberbagai daerah dan jangkauannya nasional antara lain International Franchise and Business Concept Expo (Dyandra),Franchise License Expo Indonesia ( Panorama convex), Info Franchise Expo ( Neo dan Majalah Franchise Indonesia).
3.      5 contoh Riil usaha Franchising yang bergerak di bidang :
·Pendidikan                                   :  Bimbingan belajar seperti Nurull Fikri, Ganesha   
    Operation,   Primagama, dll
·Kesehatan                                    :  Fitness First, Apotek, Rumah Sakit
·Salon & Perawatan                      :  Lutuye salon dll
·Makanan dalam negeri/ local    :  Restoran bumbu desa, Bakso malang campur sari, dll
·Otomotif                                         :  Shop and drive, dll

4.      perbedaan kewirausahaan dengan bisnis kecil dengan contoh kasus yang nyata
· Kewirausahaan adalah pelaku bisnis yang menerima resiko maupun peluang karena
  menciptakan dan menghasilkan bisnis
· Bisnis kecil adalah bisnis yang dimiliki dan dikelola secara mandiri yang tidak
  mendominasi pasarnya,
        Contoh :
·     Kewirausahaan
Seseorang yang membuka restorannya didalam suatu bangunan yang sangat jelek/ bangunan lama dan dia menyulapnya menjadi sebuang bangunan yang kokoh, besar, dan terlihat elegant.
·     Bisnis kecil
Seorang suami istri yang membuka warung tegal ( warteg ) di rumahnya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

TUGAS SOFTSKILL MINGGU 3

Tugas minggu 3

kelas                  : 1EB21
Nama Anggota :  21211893 DESMA PUTRI NURWANDINI
                              20211954 ANNISA DWI PUTRI
                              25211878 RANI HANIFAH
                              26211720 SHAKINA DWIANDARI
                              26211986 SYARAFINA GHASSANI
 
1.a. CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya.  Contoh : CV. Kuhanda Semesta Group, CV. Protech Service Indonesia, CV. Millenium Marine Division, CV. United Controls, dan CV. Jakarta Agung Network.

  b. PT adalah suatu badan yang mempunyai kekayaan , hak, dan kewajiban secara terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing dan keanggotaan perseroan ditunjukkan dengan jumlah kepemilikan saham perusahaan. Contoh: PT. Abdi Jaya, PT. Agung Podomoro, PT. Ajinomoto Indonesia, PT. Siloam Graha Medika, dan PT. Sheraton Bandara Hotel.

  c. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Contoh: Koperasi Sekolah , Koperasi Pegawai Republik Indonesia , KUD , Koperasi Dharma , dan Koperasi Sinar Harapan.

  d. Asuransi adalah suatu badan usaha dimana seorang penanggung mengikatkan diri pada seorang tertanggung dengan menerima suatu premi untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu keinginan, kerusakan/kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak menentu. Contoh: PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi Jasa Raharja Putera, PT Asuransi Mega Pratama, PT Asuransi Sinar Mas, dan PT Asuransi Bhakti Bayangkara

  e. Leasing adalah badan usaha dimana terdapat kegiatan pembiayaan barang-barang modal yang digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu yang memungkinkan pihak lessee untuk membayar imbalan atas penggunaan barang modal dengan menggunakan data dari pendapatan barang modal tersebut. Contoh: BCA Finance, Austindo Nusantara Finanace, Mandala Multifinance, Buana Finance, dan Mandiri Tunas Finance.

  f. Perseroan Terbatas Negara adalah badan usaha yang dikelola oleh negara dengan tujuan mencari keuntungan dan memberi pelayanan kepada umum. Contoh: PT Bank Mandiri , PT Garuda Indonesia , PT Angkasa Pura  , PT Kereta Api Indonesia , dan PT Pos Indonesia .

2.Lembaga keuangan di Indonesia dibagi menjadi 2 bagian , yaitu:
   a. Lembaga keuangan depository, yaitu lembaga keuangan yang menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan.
   b. Lembaga keuangan non d perbankan.

3.a. Merger adalah pelebaran beberapa perusahaan menjadi satu perusahaan besar dan baru.
   b. Kartel adalah persekutuan beberapa perusahaan sejenis dibawah satu perjanjian tertentu.
   c. Joint ventura adalah kerjasama beberapa perusahaan dari berbagai negara menjadi satu perusahaan untuk mencapai konsentrasi kekuatan ekonomi yang lebih padat.

TUGAS SOFTSKILL MINGGU 2

Tugas minggu 2 

Kelas               : 1EB21
Nama Anggota : 26211986 SYARAFINA GHASSANI
                          25211878 RANI HANIFAH
                          20211954 ANNISA DWI PUTRI
                          21211893 DESMA PUTRI NURWANDINI
                          26211720 SHAKINA DWIANDARI

o    Tugas pengantar bisnis minggu ke 2

1.JELASKAN BAGAIMANA CARA MENDIRIKAN (BERIKAN LANGKAHNYA) UKM DENGAN MEMPERHATIKAN FAKTOR PRODUKSI

2.BERILAH MASING – MASING SEBANYAK 5 CONTOH RIIL PERUSAHAAN BERDASARKAN LETAK/TEMPAT

3.SEBUTKAN DAN JELASKAN DENGAN SINGKAT APA YG MENJADI TUJUAN PERUSAHAAN

4.JELASKAN APA YG DIMAKSUD LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL SUATU PERUSAHAN

5.APLIKASIKAN SETIAP VARIABEL LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL BAGAIMANA PENGARUHNYA PADA SUATU PERUSAHAN

6.JELASKAN PERBEDAAN PRODUCER ORIENTED APPROACH DAN CONSUMER ORIENTED APPROACH

Jawab :
1. Langkah dalam mendirikan UKM :
a. Modal usaha
dibutuhkan uang atau peralatan serta beberapa perlengkapan untuk mendirikan UKM.
b. Tentukan gagasan bisnis yang akan dikembangkan
sesuaikan usaha yang akan di buka dengan kemampuan dan minat yang kita miliki,tanpameninggalkan faktor peluang pasar yang ada pada masyarakat.
c. Tenaga kerja
Sebagai faktor produksi yang menjalankan kegiatan produksi
d. Metode
Dibutuhkan inisiatif untuk berani mengamil keputusan dan menerima segala resiko dari keputusan yang dipilih

2. - letak perusahaan terikat pada alam
Contoh : perusahaan timah,pertamina
- letak perusahaan berdasarkan sejarah
Contoh : perusahaan batik,perusahaan udang
- letak perusahaan berdasarkan pemerintah
Contoh : perusahaan besi baja Krakatau steel
- letak perusahaan berdasarkan hubungan internasional
Contoh : perusahaan minyak free fort
-letak perusahaan berdasarkan faktor ekonomi
Contoh : perusahaan semen gresik
3. Tujuan perusahaan,umumnya untuk memuaskan kebutuhan dari konsumen untuk nilai-nilai tertentu serta memperhatikan keinginan investor atau karyawannya
4. a.)Lingkungan internal : lingkungan organisasi yang berada di dalam organisasi tersebut dan secara formal memiliki implikasi yang langsung dan khusus pada perusahaan.
b.)Lingkungan eksternal : faktor-faktor spesifik yang berada dalam lingkungan kerja
5. a.ekologi : pencemaran udara,limbah perusahaan
b.ekonomi : pajak dan urbanisasi
c.sosial : kriminalitas dan pengangguran
d.politik : pertahanan keamanan
6. - Producer oriented approach : produsen yang menjadi pengendali utamanya dalam penjualan
- Consumer oriented approach : konsumen yang menjadi pengendali utamanya dalam pembelian

    TUGAS SOFTSKILL MINGGU 1

    Tugas minggu 1

    kelas                : 1EB21
    nama anggota : 25211878 RANI HANIFAH
                                20211954 ANNISA DWI PUTRI
                                21211893 DESMA PUTRI NURWANDINI
                                26211720 SHAKINA DWIANDARI
                                26211986 SYARAFINA GHASSANI

    1.Bisnis adalah sebuah usaha jual beli barang atau jasa dengan tukar menukar barang atau jasa dengan sebuah alat pembayaran untuk memperoleh keuntungan atau laba serta untuk memenuhi kebutuhan hidup. kenapa bisa demikian, karena dilihat dari kebutuhan manusia yang bermacam-macam terhadap suatu barang/jasa, serta pergeseran hidup manusia dan perkembangan masyarakat baik kuantitatif atau kualitatif dapat menelurkan sebuah peluang bisnis bagi seseorang dengan pengelolaan yang baik serta didukung kiat-kiat bisnis agar menguntungkan.

    2.Bisnis pertama kali muncul sebenarnya sejak zaman primitive, yang dahulunya masyarakat primitive melakukan bisnis dengan cara barter, atau saling menukar barang yang sama nilainya. Seiring perubahan zaman yang semakin modern, kini masyarakat melakukan sebuah bisnis dengan menggunakan  uang untuk mendapatkan sebuah barang yang dia butuhkan,

    3.Seseorang belajar bisnis memiliki alasan-alasan tersendiri, supaya bisa menjual maka dapat untung yang bisa dalam bentuk uang misalnya. Jika dapat uang maka bisa untuk beli jajan, untuk biaya sekolah diri sendiri atau anak, untuk tabungan, untuk modal investasi, untuk membeli rumah, untuk disumbangkan ke panti asuhan, untuk membantu orang tua agar senang di masa tua mereka. Dan ada juga orang-orang yang bertujuan ingin memperbaiki pola hidupnya ataupun juga memperbaiki kehidupannya yang dulu kurang mampu dan mungkin dengan jalan berbisnis orang-orang yang berpikir seperti itu bisa memiliki uang yang banyak dan bisa membeli apa saja yang dia mau. Pada intinya agar kita bisa mengetahui seluk beluk bagaimana cara menjual dan mendapatkan peluang untuk mempermudah cara mendapatkan profit/keuntungan,baik barang dan  jasa.

    4.Faktor produksi adalah sumberdaya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang atau jasa, dengan melakukan proses, dan mengubah faktor-faktor produksi dari sesuatu yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bermanfaat .
    a.
    Sumberdaya Alam



    Sumberdaya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Sumberdaya alam meliputi,seperti:
    Ø   Tanah, tumbuhan, hewan.
    Ø  Udara, sinar matahari, hujan.
    Ø  Bahan tambang.

    Faktor produksi sumberdaya alam merupakan faktor produksi asli karena telah tersedia di alam langsung. Contohnya, pisang batu dapat dijadikan menjadi manisan dan bulu ayam bisa dijadikan kok (shuttlecock).


    b.
    Tenaga Kerja Manusia

    Tenaga kerja manusia adalah orang yang bekerja dengan seluruh upayanya yang meliputi bakat dan keahlian untuk melakukan berbagai pekerjaan.

    Contoh beberapa tenaga kerja manusia,diantaranya:

    a).
    Tenaga kerja terdidik, adalah pekerja yang memiliki pendidikan baik formal maupun non formal.
    Contoh: guru, dokter, pengacara.
    b). 
    Tenaga kerja terlatih, adalah tenaga kerja yang mendapat keahliannya dari berbagai kursus yang diikutinya serta pengalamannya dalam bekerja.

    Contoh: montir, tukang kayu, tukang ukir, sopir, teknisi.
    c)
    Tenaga kerja tak terdidik dan tak terlatih, adalah tenaga kerja yang mengandalkan kekuatan jasmani.

    Contoh: tenaga kuli pikul, tukang sapu, pemulung, buruh tani.



    c.
    Sumberdaya Modal

    Modal adalah barang-barang yang yang dipakai untuk memproduksi barang/jasa lain seperti mesin,peralatan dan bangunan.

    Modal dapat dibedakan menurut:

    1)
    Kegunaan dalam proses produksi.

    a)
    Modal tetap adalah barang-barang modal yang dapat digunakan berkali-kali dalam proses produksi.

    Contoh: gedung, mesin-mesin pabrik.

    b)
    Modal lancar adalah barang-barang modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi.
    Contoh: bahan baku, bahan pembantu.
    2)
    Bentuk Modal

    a)
    Modal konkret (nyata) adalah modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi.
    Contoh: mesin, bahan baku, gedung pabrik.

    b)
    Modal abstrak (tidak nyata) adalah modal yang tidak dapat dilihat tetapi mempunyai nilai dalam perusahaan.

    Contoh: nama baik perusahaan dan merek produk.

    d.
    Sumberdaya Pengusaha

    Pengusaha adalah orang-orang yang mengorganisasikan sumber daya produktif lainnya untuk memproduksi barang dan jasa. Sebagai pemicu proses produksi, pengusaha perlu memiliki kemampuan yang dapat diandalkan. Untuk mengatur dan mengkombinasikan faktor-faktor produksi, pengusaha harus mempunyai kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan usahanya.

    5.Lingkungan Internal Perusahaan adalah berberapa  hal atau berbagai pihak yang terkait langsung dengan suatu  organisasi atau perusahaan yang mengkaji pemasaran dan distribusi perusahaan,penelitian dan pengembangan.
    Faktor lingkungan internal terdiri dari faktor keuangan Perusahaan, Pemasok, Perantara,pemasaran, Pelanggan, dan Pesaing yang dapat menentukan titik kelemahan dan kekuatan dari perusahaan tersebut , dan mempengaruhi langsung terhadap setiap program serta kebijakan dari perusahaan tersebut.