JellyPages.com

Rabu, 29 Februari 2012

Pariwisata Indonesia Tunjukkan Pertumbuhan Positif


Jakarta - Meski krisis ekonomi melanda dunia, pariwisata Indonesia tetap bertahan, karena potensi pariwisata Indonesia selalu menunjukkan pertumbuhan yang positif.

“Dengan potensi dan kontribusinya yang selalu menunjukkan tren positif, tidak mengherankan kalau pariwisata dijadikan sabuk pengaman saat krisis dan ketidakpastian global melanda dunia,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, dalam siaran pers yang diterima Gatranews, di Jakarta, Senin (27/2).

Menurut Mari, ketika krisis global melanda tahun 2008 dan 2009 lalu, sektor pariwisata tetap tumbuh. Hal ini sama seperti sektor pariwisata Yunani yang tetap tumbuh meski sedang mengalami krisis.

Pertumbuhan pasar wisatawan dunia terus menunjukkan kenaikan sebagai akibat pertumbuhan ekonomi dan masyarakat dunia yang semakin baik. Hal ini telah menjadikan pariwisata sebagai sektor yang prospektif, sehingga negara lain ikut mengembangkan sektor pariwisata.

Menurut catatan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pada 2011 ada sekitar 7,649 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Mereka memberikan kontribusi pendapatan negara yang memecahkan rekor sebesar 8,5 miliar dolar AS. Wisatawan mancanegara terbanyak berasal dari Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Akan tetapi, pertumbuhan terbesar justru berasal dari RRC sebesar 46,21%.

Kontribusi wisatawan nusantara juga semakin membaik. Pemerintah menargetkan tahun 2012 ada sejumlah 245 juta perjalanan winus dengan jumlah pengeluaran sebesar 171,5 triliun.

Untuk menambah sumber daya dalam bidang pariwisata, Kemenparekraf dan Gerakan Pramuka bekerja sama dalam membentuk Saka Pariwisata. Marie menargetkan pada tahun ini ada 15 ribu tenaga kerja pariwisata yang tersertifikasi. “Kami menyambut baik bila tenaga kerja yang mendapat sertifikasi baik tahun ini, maupun tahun-tahun berikutnya berasal dari Saka Pariwisata," ujar Mari. [WS]


Sumber :
http://www.gatra.com/terpopuler/46-ekonomi/9353-pariwisata-indonesia-tunjukkan-pertumbuhan-positif

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hanya 5,8% Jika Eropa Memburuk


Ahli ekonomi dari Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa turun menjadi 5,8% jika situasi krisis ekonomi di Eropa memburuk tahun ini.

Selain Indonesia, beberapa negara ASEAN lainnya yang diperkirakan akan mengalami penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi adalah Malaysia, Singapura dan Thailand.

Fauzi juga menjelaskan bahwa secara keseluruhan tingkat pertumbuhan ekonomi dunia juga bisa merosot dari 3% di tahun 2011 menjadi hanya 2,2% pada tahun ini.

Indonesia masih bisa meraih pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi karena banyaknya jumlah penduduk serta tingginya konsumsi dalam negeri, sama halnya seperti China dan India.

Disinggung mengenai prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia jika keadaan Eropa stabil, Fauzi memperkirakan sekitar 6,2% hingga 6,3%. Sebelumnya, Bank Indonesia telah meramalkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% – 6,7% pada tahun ini dan meningkat menjadi 6,4% – 6,8% tahun 2013 mendatang.

Sumber :
http://pasardana.com/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-koma-8-persen-jika-eropa-memburuk-21709/

Selasa, 28 Februari 2012

Bab 1 SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA


A. PENGERTIAN SISTEM PEREKONOMIAN

Sebelumnya kita harus tahu terlebih dahulu apa arti dari sistem.Berikut adalah pengertian sistem menurut para ahli :

Menurut LUDWIG VON BARTALANFY
"Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi
 diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan."

Menurut ANATOL RAPOROT
"Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain."

Menurut L. ACKOF
"Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang
terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu
sama lainnya."

Atau dalam bahasa sederhana, sistem dapat diartikan sebagai sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

Dari pengertian sistem diatas dapat disimpulkan bahwa sistem perekonomian adalah sekumpulan  unsur /elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi yang digunakan oleh sebuah negara untuk mengalokasikan sumberdaya yang dimilikinya, baik kepada masing-masing individu maupun kepada kelompok atau organisasi yang terdapat di negara  tersebut untuk mencapai suatu tujuan ekonomi.

B. PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN
  • Sistem Perekonomian Pasar (Liberalis)
           Dalam perekonomian pasar, pemerintah tidak memiliki peranan penting dalam mengatur 
           faktor produksi dan alokasinya,melainkan pasarlah yang memilki peranan penting dalam  
           seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi.

           Sistem perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme yang dimana 
           produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan.

           Oleh karena itu, jumlah barang dan harga yang berlaku dipasaran ditentukan oleh 
           banyaknya permintaan dan penawaran.

           Keunggulan dalam Sistem Perekonomian Pasar adalah :
    1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomiSetiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
    2. Memunculkan persaingan untuk maju  
    3. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.
        Kelemahan dalam sistem perekonomian pasar adalah 
    1. Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
    2. Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal. 
    3. Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat. 
    4. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.
    • Sistem Perekonomian Perencanaan
    • Sistem Perekonomian Perencanaan merupakan sebuah sistem perekonomian yang memberikan hak penuh kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi.Sistem Perekonomian Perencanaan bergantung pada komunisme dan sosialisme,pada abad 20 sistem perekonomian semacam ini banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur yaitu Uni Soviet. Namun pada saat ini hanya China,Korea Utara,Vietnam dan Kuba. 

      Kelebihan sistem perekonomian perencanaan : 
      1. Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah   
      2. Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara   
      3. Produksi dikelola oleh Negara
                Kelemahan sistem perekonomian perencanaan : 
      1. Sulit melakukan transaksi   
      2. Membatasi kebebasan   
      3. Mengabaikan pendidikan moral
        • Sistem Perekonomian Campuran 
        • Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat,yang dimana  sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi. Dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
             
                  Kebaikan sistem ekonomi campuran
              1. Kebebasan berusaha 
              2. Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas 
              3. Lebih mementingkan umum dari pada pribadi

                 Kelemahan sistem ekonomi campuran              
             1. Beban pemerintah berat dari pada beban swasta 
             2. Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan


        SUMBER :

        http://dhiasitsme.wordpress.com/2011/03/04/sistem-ekonomi-pengertianciri-ciri-juga-keunggulan-kelemahannya/

        http://mettamustika.wordpress.com/2011/05/30/sistem-perekonomian-indonesia/

        http://www.scribd.com/doc/11487650/Bab-17-Sistem-Perekonomian-Indonesia

        http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1sistem_perekonomian_indonesia.pdf

        http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/sistem-perekonomian-indonesia-19