Rani
Hanifah
25211878
4EB21
AKUNTANSI
INTERNASIONAL
Pembahasan :
Nilai
Inflasi Semakin Tinggi
Selain suku bunga
perbankan, satu hal juga yang mempengaruhi kondisi ekonomi di suatu negara
adalah nilai inflasi. Di Indonesia, nilai inflasi dinilai nyaris cukup
sensitif. Bahkan hanya gara-gara harga sembako dipasaran tinggi, maka nilai
inflasi juga berpengaruh. Akibat dari tingginya nilai inflasi di negara kita
ini, maka akan bermunculan masalah-masalah ekonomi Indonesia yang lain.
Artikel :
Kenaikan Harga Kangkung &
Bayam Dobrak Inflasi
on 03 Feb
2014 at 17:57 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS)
mencatat realisasi inflasi Januari 2014 sebesar 1,07% dipicu beberapa hal,
antara lain kenaikan harga jual elpiji 12 kilogram (kg) dan harga sayur mayur.
Kepala BPS, Suryamin menyebut,
dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), 78 kota mengalami inflasi dan 4 kota
mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi berada di
Pangkal Pinang sebesar 3,79% dengan IHK 114,92% dan terendah di Pontianak 0,04%
dengan IHK 111,78.
Penyebab utama inflasi di Januari
ini, antara lain :
- Bahan bakar rumah tangga dengan andil inflasi 0,17%. Perubahan harga 11,25% karena ada kebijakan penyesuaian harga elpiji. Meulaboh mengalami kenaikan tertinggi 41% dan Singaraja 26%
- Ikan segar andil inflasi 0,12% dan perubahan harga 3,26% karena pasokan akibat cuaca ekstrem
- Cabai merah 0,08% dengan perubahan harga 8,1% akibat kekurangan pasokan karena musim hujan dan terganggunya distribusi. 51 kota IHK mengalami kenaikan, termasuk di Tanjung Pandan sebesar 41%
- Daging ayam ras, andil inflasi 0,06% dan perubahan harga 4,83% akibat kurangnya pasokan dan distribusi terganggu karena banjir. Harga tertinggi di Tanjung Pandan sebesar 34%
- Telur ayam ras 0,06% perubahan harga 9,11% karena pasokan dan distribusi terkendala. Ternate mengalami kenaikan harga tertinggi 30% dan Watampone 27%
- Beras dengan andil 0,05% dengan perubahan harga 1,36% karena masih dalam musim tanam meskipun stok cukup. Harga di Padang naik sampai 7%, Lhokseumawe 11%.
- Bayam dengan andil 0,02% dan perubahan harga 12,4%. Ini diakibatkan karena pasokan kurang selama musim hujan. Sebanyak 53 kota IHK mengalami kenaikan harga, seperti di Tembilahan sampai 100% dan Tanjung Pandan 82%
- Kangkung andil inflasi 0,02% dan perubahan harga 23,89% karena pasokan kurang akibat hujan. Dari 52 kota IHK yang mengalami lonjakan, harga jual kangkung di Pangkal Pinang naik hingga 181% dan Tanjung Pandan 136%
- Emas dengan andil inflasi 0,02% dan perubahan harga 1,34% karena pengaruh harga internasional. Sebanyak 37 kota IHK alami kenaikan, terutama di Pare-pare sampai 9% serta Palu dan Bandung masing-masing 5%
- Mobil turut menyumbang inflasi dengan andil 0,02% dan perubahan harga 1,08%. Terjadi karena permintaan meningkat di awal tahun ini. Kenaikan harga di Padang tertinggi hingga 7%, Balikpapan, Sukabumi dan Palembang sebesar 5%.
Deputi Bidang Statistik
Distribusi dan Jasa, Sasmito Hadi Wibowo menambahkan, banjir tahun ini memang
lebih besar dan lama sehingga mengerek inflasi Januari 2014.
"Kalau tahun lalu kan banjir
satu minggu selesai, tapi sekarang belum beres juga jadi banjirnya lebih lama.
Belum lagi harga pangan di daerah bencana seperti Jakarta, Pantura, Cirebon,
Bekasi, Sinabung terjadi kenaikan harga pangan cukup tajam. Ini semua karena
cuaca," tandasnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan
Chatib Basri mengakui bahwa realisasi inflasi awal tahun ini masih sejala
dengan target Bank Indonesia (BI) sebesar 5,5% hingga akhir 2014.
"Memang sumber inflasi
datang dari makanan, dan distribusi yang sedikit terganggu karena banjir. Tapi
ini juga efek dari depresiasi nilai tukar rupiah, sehingga inflasi impornya
mungkin sedikit naik," pungkas dia.(Fik/Nrm)
Solusi :
Agar tidak terjadi kenaikkan
harga, hal ini seperti yang dilakukan pemerintah dalam menetapkan harga
tertinggi (Harga Eceran Tertinggi/HET). Pengendalian harga yang tidak baik
tidak akan berhasil tanpa adanya pengawasan. Pengawasan yang tidak baik
biasanya akan menimbulkan pasar gelap. Untuk menghindari pasar gelap maka
distribusi barang harus dapat dilakukan dengan lancar, seperti yang dilakukan
pemerintah melalui Bulog / KUD.
Sumber :