Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin mengatakan ekspor Indonesia pada bulan Januari 2012 mencapai US$ 15,49 miliar capaian ini mengalami peningkatan sebesar 6,07 persen.
Ekspor yang mengalami peningkatan terbesar, sambungnya terjadi pada produk CPO, batubara dan minyak nabati lainnya.
Namun jika dibandingkan dengan ekspor pada bulan Desember 2011 mengalami penurunan 9,28 %. Menurutnya penurunan ekspor Desember 2011 ke Januari 2012 terjadi disektor migas dan non migas, dimana migas mengalami penurunan dari bulan Desember sebesar US$ 3,48 miliar menjadi US$ 2,97 miliar. Sedangkan ekspor non migas mengalami penurunan dari bulan desember sebesar US$ 13,59 miliar menjadi US$ 12,52 miliar.
Sedangkan impor bulan Januari mencapai US$ 14,57 miliar, juga mengalami penurunan dibandingkan bulan Desember sebesar 11,57 persen. Penurunan ini terjadi pada sektor migas, sedangkan non migas mengalami kenaikan sebesar 20,80 persen.
“Dengan realisasi ekspor impor, bulan Januari masih mengalami surplus sebesar US$ 923,4 juta dengan defisit surplus migas sebesar US$ 13,39 juta dan surplus non migas sebesar US$ 938,3 juta,”tuturnya.
sumber : ekon.go.id
http://ekonomiindonesia.com/article/19-peningkatan-ekspor-ri-pada-januari-2012.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar