JellyPages.com

Senin, 05 November 2012

GRAND STRATEGI YANG DIBUTUHKAN AGAR KOPERASI DAN UKM BISA GO INTERNASIONAL



 1.GRAND STRATEGI APA YANG DIBUTUHKAN AGAR KOPERASI DAN UKM BISA GO INTERNASIONAL?

Untuk mendukung koperasi Indonesia Go International maka seluruh tingkatan pemerintahan daerah mulai memprioritaskan peran Koperasi. Koperasi yang kondisinya masih baru atau masih lemah, maka pemerintah memberi fasilitas. Koperasi yang sudah mandiri, agar bisa beradaptasi managemen yang bagus. “Saya setuju revitalisasi menjadi program prioritas koperasi. Harus dimulai sekarang,” tegas Syarif.

Dijelaskannya, untuk mendukung hal tersebut, maka perlu peningkatan mutu SDM di internal koperasi mulai tingkat desa. Supaya dilakukan transparan dan management yang modern. “Termasuk peran dari pengawas koperasi harus lebih jeli lagi untuk bersama-sama membangun,” tambahnya.

Syarif juga mengusulkan, agar para pengurus Koperasi yang sudah senior untuk memberikan peluang regenerasi penerus koperasi. Sehingga akan terjadi transformasi, dinamis dan semangat akan bisa terus menerus hidup. “Terutama agar bisa bersaing dengan pasar global.

Sumber

FAKTOR YANG DIBUTUHKAN OLEH KOPERASI DAN UKM UNTUK BERKEMBANG


   1.    FAKTOR APA YANG DIBUTUHKAN OLEH KOPERASI DAN UKM UNTUK BERKEMBANG?
        
        faktor yang dibutuhkan oleh koperasi untuk berkembang, menurut Soedirman ada 2 faktor
        yaitu Faktor Internal dan Faktor Eksternal.
  •  Faktor Internal
a.   Partisipasi Anggota
partisipasi anggota dalam koperasi berarti mengikutsertakan anggota koperasi itu dalam kegiatan operasional dan pencapaian tujuan bersama.

b.   Solidaritas Antar Anggota Koperasi
dengan adanya Solidaritas yang kuat antar anggota koperasi dapat menjadi suatu kekuatan didalam mencapai tujuan koperasi.

c.   Pengurus Koperasi Yang Juga Tokoh Masyarakat
Pengurus koperasi yang juga tokoh dalam masyarakat sehingga rangkap jabatan ini menimbulkan fokus perhatian terhadap pengelolaan koperasi berkurang sehingga kurang menyadari adanya perubahan lingkungan.

d.   Skala Usaha
Skala usaha yang layak, kemampuan pemasaran yang tidak terbatas pada beberapa jenis komoditi, dan terbinanya jaringan dan mata rantai pemasaran produk koperasi secara terpadu menyebabkan koperasi berkembang.

e.   Perkembangan Modal
Perkembangan modal dalam koperasi sangat mempengaruhi perkembangan usaha koperasi karena dengan modal yang cukup besar koperasi dapat mengembangkan usahanya yang lebih banyak lagi.

f.    Keterampilan Manajerial
Bahwasannya ketrampilan manajerial di koperasi sangat penting karena organisasi yang baik adalah organisasi yang memiliki manajemen yang baik koperasi tidak akan berkembang tanpa fungsi pengaturan yang terarah. Dan dalam perencanaan program kerja koperasi harus mampu diterjemahkan oleh tim manajemen berdasarkan kesepakatan di dalam rapat anggota tahunan (RAT).

g.   Jaringan Pasar
Jaringan adalah suatu faktor pendukung yang mempunyai kekuatan yang menentukan dalam melaksanakan usaha ekonomi dan program lainnya. Karena dengan adanya jaringan yang kuat dalam suatu lembaga akan mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang dan lebih mampu mengantisipasi goncangan yang mungkin terjadi dalam dunia usaha. Jadi koperasi harus selalu mengikuti perkembangan teknologi dan penguasaan informasi.

h.   Jumlah dan Kualitas Sumber Daya Manusia Para Pengurus dan Manajer
kualitas sumber daya koperasi merupakan suatu hal penting dalam perkembangan koperasi secara keseluruhan. Peningkatan manfaat ekonomi yang dirasakan anggota berawal dari meningkatnya pemahaman anggota terhadap hakekat dan manfaat koperasi bagi mereka.

i.    Pemilikan dan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Produksi dan Informasi
Koperasi harus lebih tanggap dan lebih cepat dalam memperoleh informasi-informasi agar tidak tertinggal dengan badan usaha lain, karena untuk memenuhi keinginan anggotanya dan masyarakat koperasi harus selalu mengikuti perkembangan zaman.

j.    Sistem manejemen
Sistem manejemen yang baik adalah faktor yang paling penting untuk suksesnya koperasi. Dalam menerapkan manejemen, pengurus mempunyai tanggung jawab untuk merumuskan kebijaksanaan, menyetujui tanggung jawab untuk merumuskan kebijaksanaan, menyetujui rencana dan program, melimpahkan wewenang kepada manajer.

k.     Kinerja Pengurus
Pengurus dalam koperasi mempunyai kedudukan yang sangat menentukan bagi keberhasilan koperasi sebagai organisasi ekonomi yang berwatak sosial. Pengurus koperasi dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam rapat anggota. Oleh karena itu kinerja pengurus mempunyai kedudukan yang menentukan keberhasilan koperasi.

  • Faktor Eksternal
a. Komitmen pemerintah untuk menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.
b.    Sistem prasarana, pelayanan, pendidikan dan penyuluhan.
c.    Iklim pendukung perkembangan koperasi
d.    Dicabutnya Fasilitas Tertentu Oleh Pemerintah
e.    Tingkat harga

·    Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan UKM

Rabu, 03 Oktober 2012

TABEL PADA HTML

TULISAN 2


Apa bedanya Koperasi dengan Union Credit(UC)?

sumber

http://rosa-setigera.blogspot.com/2010/06/www.kompasiana.com

http://www.perspektifbaru.com/wawancara/605


Koperasi Union Credit(UC)
Anggota Keanggotaan terbuka untuk semua pemakai. Terbuka untuk para penanam modal tertentu.
Modal Jumlahnya kecil tidak merupakan halangan bagi para anggota. Pemasukan modal sebanding dengan pemanfaatannya atas pelayanan koperasi. Penanam modal diperoleh dari pembelian saham yang ditawarkan dengan harga pasar. Menambah jumlah anggota sebanyak jumlah penanam modal sesuai yang diperlukan.
Pemilik Pemakai adalah pemilik. Yang memiliki simpanan saham di Credit Union adalah pemilik.
Manfaat Anggota memperoleh manfaat sebanding atas jasa yang diberikan baginya oleh koperasi. Tingkat bunga yang dibayarkan untuk modalnya terbatas. Penanam modal memperoleh bagian laba sebagai hasil dari modal yang ditanamkannya sebanding dengan modal yang ditanamkannya.

Tulisan 1 Softskill

Tugas 1

Kenapa ekonomi koperasi di Indonesia maju tidak mundur pun tidak?

Konsentrasi ekonomi yang terpusat di tangan swasta dalam struktur pasar yang diwarnai oligopoli, monopoli maupun kartel, membuat ruang gerak koperasi kian terbatas.

Koperasi yang dulunya berpredikat mandiri, akhirnya bangkrut, tabungan maupun deposito masyarakat sulit tertagih. Di sisi lain, swalayan hadir sampai di desa-desa.

Hal lain yang menyebabkan koperasi bak pepatah ‘Maju kena mundur kena itu’ karena basis dari struktur sosial masyarakat Indonesia yang juga tak cukup kuat. Dicontohkan, bagi petani, tanah jadi basis struktur mereka.

Namun kenyataannya, kebanyakan petani merupakan buruh tani bahkan tidak memiliki tanah alias landless sehingga mereka tidak mempunyai faktor produksi.

Dalam era liberalisasi dan privatisasi BUMN, persaingan yang dihadapi koperasi tak hanya soal modal, tetapi juga profesionalisme pengurusnya. Ini akan tercapai jika sumber daya manusia (SDM) koperasi benar-benar berkualitas.

Tujuan mulia gerakan koperasi tak diimbangi dengan kualitas SDM yang baik dan jujur. Atau barangkali saat itu, KKNK sudah begitu membudaya sampai tingkat paling bawah (koperasi). Langkah-langkah hukum sudah banyak dilakukan terhadap oknum pengurus koperasi. Tetapi bersamaan itu pula, kepercayaan masyarakat terhadap koperasi juga memudar. Untuk membangun kembali kepercayaan itu perlu proses panjang dan kesadaran kita.

    Dapat disimpulkan bahwa Faktor-Faktor Penyebab Koperasi Tidak Maju adalah :
  1. Kurangnya sosialisasi koperasi kepada masyarakat
  2. Meningkatnya perusahaan yang mendalami perkreditan untuk usaha
  3. Banyaknya kesalahan yang terjadi pada koperasi
  4. Koperasi hanya mensejahterakan anggotanya saja
  5. Kurangnya bantuan dana dari pemerintah
  6. Kurangnya fasilitas koperasi dari pemerintah
  7. Kurangnya tata hubungan usaha dengan instansi swasta
  8. Menurunnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap koperasi


  9. Sumber:

    http://konidiana.blogspot.com/2010/11/faktor-dan-penyebab-koperasi-di.html

    http://www.harianterbit.com/2012/07/15/koperasi-di-indonesia-masih-mati-suri/

TUGAS SOFTSKILL 2EB21

Senin, 30 Juli 2012

18 Ton Kopi Priangan Diekspor ke Belanda

Metrotvnews.com, Bandung: PT Morning Glory, produsen dan pengolah kopi dari Jawa Barat yang terkenal dengan Kopi Priangan atau Java Preanger Coffee akan mengekspor kopi ke Belanda satu kontainer.

"Tahun ini kita ekspor ke Belanda sebanyak 18 ton," kata pemilik dan pengolah kopi PT Morning Glory Coffee International, Nathanael Charis, seusai memberikan penghargaan kepada lima petani dan pengolah kopi, di Bandung, Jawa Barat, Ahad (29/7).

Nathanael mengatakan, ekspor kopi Java Preanger yang dilakukan oleh perusahaannya dilakukan sejak 2009. "Tahun 2009, kami berhasil ekspor pertama kalinya itu ke Australia, sebanyak satu kontainer dan tahun 2011 juga akan diekspor ke Australia lagi, namun tidak jadi karena gagal panen akibat hujan," ujarnya.

Ia menuturkan, sejak berabad-abad yang lalu, kopi asal Jawa Barat tersebut selalu menjadi komoditas paling ditunggu di dunia. Hal ini, kata dia, terbukti ketika setiap kapal laut VOC berlabuh ke Pulau Jawa, kopi dari Priangan menjadi bawaan utamanya selain rempah-rempah dan lainnya.

"Dari sanalah kopi Priangan yang kemudian dikenal di Eropa dan seantero dunia sebagai Java Coffee atau Java Preanger Coffee," kata dia.

Menurut dia, kopi Priangan banyak disukai karena punya rasa yang disebut mild oleh para penikmat kopi. "Akan tetapi, pengiriman kopi Priangan tersebut terhenti pada 1924 karena masalah hama karat daun yang menyerang seluruh tanaman kopi di Jabar hingga musnah," kata Nael.

Ia menuturkan, pada 1997 setelah serangan hama karat daun, komoditas kopi kembali ditanam di Jawa Barat, namun memakai benih kopi jenis arabica dari Aceh Tengah. "Hingga saat itu orang mengenalnya dengan sebutan sebagai kopi Ateng, kependekan dari Aceh Tengah," kata dia.

Dikatakan Nathanael, karena kopi tersebut diekspor dalam bentuk raw material ke beberapa negara, sehingga terjadi kesenjangan ekonomi antara harga yang dibeli dari petani dan harga di pasaran internasional.

Berawal dari sanalah, lanjut dia, pihaknya selaku roaster coffee berupaya memperpendek jarak itu agar petani dan pengolah di Jawa Barat, bisa menikmati hasil yang lebih besar.

"Dan satu-satunya cara ialah membuat brand Java Preanger Coffee yang memiliki standar internasional," katanya.

Ia mengaku berusaha mendekati para petani dan pengolah kopi tradisional di Jabar karena ingin mengedukasi mereka agar produk kopinya bisa langsung diterima pasar internasional.

"Namun pada mulanya tidak dianggap. Mungkin melihat siapa saya. Tapi syukurnya, Dinas Perkebunan Provinsi Jabar mau memfasilitasi pertemuan itu di Garut pada tanggal 13 Mei 2008," katanya.

Pada pertemuan tersebut ada 150 petani dan pengolah kopi Jabar yang datang dan juga didatangkan pembeli dari Australia yaitu Toby Smith yang menjelaskan tentang pasar kopi internasional.(Ant/BEY)

Sumber : Metrotvnews.com

Senin, 09 Juli 2012

Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah


 
Jakarta,Nilai tukar rupiah hari ini berpotensi melemah di kisaran Rp 9.400 sampai dengan Rp 9.430 per dolar Amerika Serikat.
Lana Soelistianingsih, Kepala Ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia, mengatakan beberapa isu hari ini yang berpotensi membuat rupiah melemah antara lain adanya pembayaran pokok dan bunga utang pemerintah yang biasanya jatuh tempo pada setiap triwulan.
»Posisi ini sebenarnya masih cukup untuk membiayai enam bulan impor, tetapi mengurangi keyakinan terhadap daya dukung rupiah,” kata Lana dalam analisis hariannya.
Jumat akhir pekan lalu, rupiah kembali ditutup melemah 24 poin (0,26 persen) ke 9.405 per dolar AS. Banyaknya sentimen negatif dari faktor eksternal membuat rupiah Jumat lalu ditransaksikan pada 9.390 hingga 9.414 per dolar AS. Rupiah sebenarnya sempat menguat hingga ke level 9.367 per dolar AS, tapi akhirnya rupiah kembali berada di atas level 9.400 per dolar AS.
Lana menambahkan, cadangan devisa berkurang US$ 5 miliar. Posisi cadangan devisa Indonesia pada Juni 2012 turun US$ 5 miliar menjadi US$ 106,5 miliar dari Mei lalu sebesar US$ 111,5 miliar.
»Penurunan ini akibat intervensi Bank Indonesia menahan pelemahan rupiah selama bulan Juni karena penjualan aset rupiah oleh investor asing,” ujar dia.
Selain itu, menurut Lana, ditambah dengan berlanjutnya defisit pada neraca perdagangan pada Juni sehingga kemungkinan impor masih naik. Namun penerimaan ekspor melemah karena harga komoditas masih dalam tren turun pada Juni tersebut.
GRACE S GANDHI

sumber : TEMPO.CO 09/07/2012
http://id.berita.yahoo.com/rupiah-hari-ini-berpotensi-melemah-044602955--finance.html;_ylt=AgxaRTApizndCFfr_7X.8Av5h9l_;_ylu=X3oDMTQ3bjdsYjc4BG1pdANUb3BTdG9yeSBCaXNuaXNTRiBLZXVhbmdhblNTRgRwa2cDOWZiZDg3ZjQtNWI1ZC0zMWUyLWEzMTgtNTU1ZGZkNzUzY2UzBHBvcwM2BHNlYwN0b3Bfc3RvcnkEdmVyA2U1YmJiMDAxLWM5OGQtMTFlMS05ZTU2LTUwMjY2MTdkYWNlNg--;_ylg=X3oDMTF0dWw5OXU4BGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDBHBzdGNhdANiaXNuaXN8a2V1YW5nYW4EcHQDc2VjdGlvbnM-;_ylv=3